Beberapa Penyebab Disk is Write Protected dan Cara Mengatasinya!

Cara Mengatasi Disk is Write Protected

Pernahkah kamu mengalami hardisk atau flashdisk muncul peringatan “The Disk is Write Protected“. Hal ini biasanya muncul saat kamu melakukan copy paste file pada drive eksternal yang kamu. Ini merupakan sebuah masalah kecil, namun jika kamu tidak segera memperbaikinya, maka drive tersebut tidak akan bisa kamu gunakan untuk menerima file kembali.

Cara Mengatasi Disk is Write Protected
Cara Mengatasi Disk is Write Protected

Lalu mengapa masalah ini bisa terjadi pada drive yang kamu miliki? Sebenarnya untuk penyebabnya sendiri bisa dari beberapa hal. Untuk penyebab umumnya yang perlu dipahami antara lain:

1.   Melepas Flashdisk Sembarang

Ini menjadi sebuah peringatan bagi kamu yang sering melepas flashdisk atau hardisk secara sembarangan dan tidak mengikuti ketentuan yang berlaku. Misalnya tanpa melakukan Eject terlebih dahulu, atau saat kamu sedang melakukan transfer data atau file, tiba-tiba kamu lepas flashdisknya begitu saja.

2. Ancaman Virus

Masalah proteksi di atas bisa saja memang karena ancaman virus yang sudah menyerangnya hingga melakukan proteksi pada drive kamu. Ini biasanya dapat terjadi bagi komputer yang tidak memiliki antivirus sama sekali. Apalagi dengan maraknya penyerangan data dengan Ransomware  yang secara otomatis akan mengenkripsi semua data anda menjadi tidak bisa dibuka.

Lalu bagaimana cara mengatasi masalah seperti di atas. Di bawah ini beberapa ide dan langkah yang bisa kamu coba jika sedang mengalami hal serupa pada drive di atas.

Cara Mengatasi Disk is Write Protected!

1. Buka regedit dengan menggunakan Windows+R, ketikkan regedit, kemudian Enter

2. Kemudian masuk pada folder HKEY_LOCAL_MACHINE => SYSTEM => ControlSet001 => Control. 

3. Setelah itu klik kanan pada folder Control, Pilih New => Key untuk membuat folder baru. Ketikkan nama Storage Device Policies.

4. Setelah folder selesai dibuat, kemudian klik kanan pilih New => QWORD (64-bit) Value atau QWORD (32-bit) Value. Sesuaikan dengan windows yang kamu gunakan. Kemudian beri nama Write Protect klik 2X dan pastikan Value Data bernilai 0. Lalu pilih OK. Setelah itu tutup jendela registry editor, kemudian coba akses lagi drive yang tadi masih terproteksi.

Selamat mencoba ya!