Kenali Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi Ketombe

Kenali Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi Ketombe 2

Ketombe atau dandruff merupakan serpihan kulit kepala berwarna putih atau keabu-abuan. Serpihan ini mudah terlihat di kepala dan berjatuhan ke bahu. Meski ketombe tidak menular dan sangat jarang menjadi penyakit serius, memiliki ketombe di kepala dapat menurunkan rasa percaya diri.

Ketombe atau yang disebut juga disebut sindap dan kelemumur dengan nama ilmiah Pityriasis capitis adalah pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel-sel kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami yang normal bila pengelupasan itu jumlahnya sedikit. Namun, ada orang yang mengalami secara terus menerus (kronis ataupun sekali-sekali, pengelupasan dalam jumlah yang besar yang diikuti dengan pemerahan dan iritasi. Kebanyakan kasus ketombe dapat disembuhkan dengan sampo khusus atau pengobatan bebas.

Ketombe disebabkan oleh pertumbuhan dan kerontokan sel kulit kepala yang terlalu cepat. Diduga hal itu disebabkan oleh gangguan pada kelenjar penghasil minyak di kulit kepala, yang membuatnya terlalu banyak memproduksi minyak kulit.

Kenali Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi Ketombe 1
Kenali Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi Ketombe

Gejala Ketombe

Seseorang yang berketombe dapat merasakan gejala berupa kulit kepala bersisik dan terasa gatal. Segera lakukan pemeriksaan langsung ke dokter jika ketombe yang dialami:

  • Banyak dan menimbulkan rasa sangat gatal pada kulit kepala.
  • Membuat kulit kepala memerah dan bengkak.
  • Tidak membaik dalam sebulan meski telah menggunakan sampo antiketombe.
  • Menyebar ke area tubuh lain, seperti telinga, alis, hidung, dan cambang.
  • Menyebabkan rambut rontok.

Penyebab Munculnya Ketombe

Ketombe tentunya dapat mengganggu penampilan baik perempuan maupun pria. Ketombe terjadi ketika pengelupasan kulit tidak maksimal sehingga sel-sel kulit mati menumpuk di kulit kepala dan menimbulkan serpihan putih yang gatal. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab ketombe muncul.

1. Kulit kepala yang kering

Biasanya, penyebab ketombe yang paling umum adalah kulit kepala yang kering. Penyebabnya akibat reaksi terhadap perubahan cuaca dan produk perawatan rambut yang digunakan. Selain itu, kurang minum air putih dapat menyebabkan kulit kepala kering. Berbagai masalah kesehatan seperti eksim dan psoriasis (kelainan kulit kronis yang sering muncul kemudian hilang) juga membuat kulit kepala kering. Pada umumnya, ketombe akibat kulit kepala kering cenderung lebih kecil dan lebih kering.

2. Tidak rutin keramas

Bila Anda tidak secara rutin melakukan keramas dapat menyebabkan minyak dan juga sel kulit kepala menumpuk dan menyebabkan ketombe.

3. Stres

Penyebab ketombe juga dapat disebabkan karena mengalami stres. Ketika mengalami stres, tubuh dapat menyebabkan saraf simpatis cenderung lebih aktif dan melakukan perubahan pada sistem hormon. Respon tubuh dapat membuat kelenjar minyak menjadi lebih aktif. Hal tersebut dapat mengakibatkan kulit kepala menjadi lebih lembap dan berminyak sehingga menyebabkan munculnya ketombe.

4. Menggunakan produk perawatan rambut yang tidak cocok

Terkadang ada beberapa produk perawatan rambut tertentu yang tidak cocok digunakan sehingga menyebabkan ketombe muncul.  Produk seperti gel, foam, dan hairspray yang biasa digunakan untuk menata rambut dapat membuat kepala menjadi gatal dan merah karena iritasi. Selain itu, penggunaan produk penata rambut yang berkepanjangan dapat menyebabkan reaksi alergi yang kuat.

5. Pola diet

Pola diet juga dapat menjadi penyebab ketombe. Hal ini dikarenakan, melakukan diet dapat membuat seseorang kehilangan nutrisi atau mengalami alergi terhadap jenis makanan tertentu. Bila pola diet yang kurang tepat, dapat menyebabkan kekurangan zat besi, vitamin B, dan beberapa jenis lemak menyehatkan yang sebenarnya sangat penting untuk tubuh, rambut, dan kulit.

Cara Mengatasi Ketombe

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketombe. Di antaranya:

  • Rutin keramas setiap hari dan gunakan sampo antiketombe setidaknya 3 kali dalam seminggu.
  • Batasi konsumsi makanan tinggi gula, pedas, atau mengandung banyak garam.
  • Batasi penggunaan produk perawatan rambut, seperti gel dan hairspray.
  • Kelola stres dengan baik.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B, seperti telur, keju, dan ikan.