6 Tips Jitu Meredakan Nyeri Saat Haid

6 Tips Jitu Meredakan Nyeri Saat Haid 2

Nyeri haid atau yang dikenal dengan istilah dismenore adalah keluhan umum yang dialami wanita saat haid. Nyeri biasanya muncul pada awal masa menstruasi, tepatnya di perut bagian bawah. Nyeri yang muncul bisa terasa ringan dan tidak mengganggu, hingga terasa berat dan tak tertahankan sehingga tidak mampu melakukan apa pun.

Gejala dismenore yang sering terjadi di antaranya kram atau nyeri perut bagian bawah, nyeri di punggung bawah, paha bagian dalam terasa ditarik, diare, mual, muntah, pusing, dan sakit kepala. Gejala ini bisa hilang tanpa diobati, tapi pada sebagian wanita, gejala yang muncul cenderung menetap dan semakin parah jika dibiarkan tanpa penanganan.

Kontraksi dalam rahim saat haid semakin kencang karena adanya peluruhan dinding rahim. Kontraksi ini menekan pembuluh darah yang mengelilingi rahim, sehingga memutuskan suplai darah dan oksigen ke rahim. Akibatnya, jaringan rahim melepaskan bahan kimia yang menimbulkan rasa nyeri saat haid. Nyeri haid semakin terasa karena peningkatan prostaglandin, hormon yang memicu otot rahim terus berkontraksi dan menimbulkan mual, diare, lemas dan sakit kepala. Semakin banyak prostaglandin yang diproduksi, semakin sakit rasa nyeri haid yang terasa.

6 Tips Jitu Meredakan Nyeri Saat Haid 1
6 Tips Jitu Meredakan Nyeri Saat Haid

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi dan menghilangkan rasa nyeri haid:

1. Minum Air Hangat

Saat haid, tubuh mengeluarkan banyak cairan sehingga hal ini perlu diseimbangkan dengan mengganti cairan yang hilang dengan mengkonsumsi banyak air putih. Untuk memberikan rasa yang lebih nyaman pada bagian perut pada saat nyeri, sebaiknya konsumsilah air hangat.

2. Kompres Air Hangat

Panas membantu untuk merilekskan otot yang berkontraksi di rahim, yang menjadi penyebab nyeri haid kamu. Kompres hangat sangat manjur atau menggunakan kompres tempel sekali pakai, atau jika tak ada kamu juga bisa menggunakan botol minum yang diisi air hangat, lalu tempelkan ke perut hingga nyeri haid terasa reda.

3. Memijat Perut Bagian Bawah

Memijat bagian-bagian tertentu di abdomen, samping dan punggung bisa mengurangi nyeri haid. Memijat dengan minyak esensial misalnya dengan wewangian seperti lavender juga bisa membantu menenangkan rasa nyeri, seperti dikutip dari Health Line.

4. Pastikan Cukup Vitamin D

Mencegah lebih baik daripada menyembuhkan, oleh karena itu memastikan tubuh memiliki cukup vitamin D penting untuk mencegah nyeri haid. Sebuah studi menemukan dosis tinggi vitamin D bisa membantu menurunkan nyeri haid. Dalam studi tersebut, 40 wanita dibagi menjadi dua kelompok, satu menerima obat oral dengan dosis 300 ribu IUs vitamin D3 dan yang lain meminum obat tiruan lima hari sebelum jadwal haid mereka, seperti dikutip dari Health.com. Dilaporkan nyeri mereka yang meminum vitamin D3 kadar nyerinya turun 41 persen.

5. Lakukan Olahraga Ringan

Nyeri haid terkadang membuat seseorang tidak sanggup bergerak. Namun, dengan melakukan olahraga ringan sanggat berguna untuk memperlancar peredaran darah. Lakukanlah gerakan kecil seperti peregangan tubuh secara rutin agar nyeri pada perut secara perlahan menghilang.

6. Konsumsi Teh Herbal

Teh herbal, terutama teh kamomil, disebutkan memiliki kandungan pereda nyeri, menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Agriculture and Chemistry.

“Ini adalah salah satu dari semakin banyak penelitian yang memberikan bukti bahwa produk alami yang umum digunakan benar-benar mengandung bahan kimia yang mungkin memiliki manfaat medis,” kata Elaine Holmes, PhD, seorang ahli kimia dari Imperial College of London.